Senin, 03 Juni 2013

Bidadari Mempesona (part 1)

Kearah manakah kau menuntun ku, Oh... Bidadari Mempesona, dan berapa lama lagi ku ikut kau di atas tanah berliku yang di tanami oleh bunga berduri? Sudah berapa lama batin kita menyelusuri di atas jalan berbatu-batu dan berliku ini dengan sejuta kesakitan?

Laksana seorang anak mengikuti bunda ku ikut terus.kau, dengan memegangi ujung terjauh pakaianmu, membatalkan impian-impianku dan menikmati kecantikanmu, yang menyilaukan matamu di bawah pesona di antara arahan para hantu yang melayang-layang di atasku, dan merangkulku lewat kekuatan batin dalam diriku yang tak bisa ku bohongi.

Berhenti sejenak dan membiarkanku menatap wajahmu; dan memandang diriku sejenak; aku ingin mengetahui rahasia-rahasia hati melalui tatapanmu yang naif.

Berhenti dan beristirahat, karena aku letih dan batinku merinding takut di atas jalan mematikan ini. Berhenti, kita telah mencapai gerbang persimpangan mematikan dimana kematian merangkul kehidupan.

Oh... Bidadari, dengarlah suaraku! Aku bebas terbang bagai burung, menyelusuri lembah-lembah dan hutan belantara, dan terbang terus di langit luas. Malam hari aku terdiam di atas kuil-kuil dan istana-istana di kota mega-mega berwarna dimana sang surya terbangun di pagi hari dan tertelan di hadapan senja.

Aku sebentuk pikiran, berjalan-jalan sendiri dalam damai menuju kutub timur barat semesta, terasa riang akan kenikmatan dan keceriaan hidup dan memasuki ke dalam ruang rahasia yang sangat indah dari  kebenaran.

Aku seperti mimpi, datang dan pergi diam-diam du bawah sayap-sayap malam yang ramah, masuk melewati tirai-tirai tertutup ke dalam kamar para dara, mempermainkan dan  membangkitkan harapan mereka... Lantas aku duduk dekat anak-anak belia dan mengkubur keinginannya... Lantas kuperiksa tempat tinggal orang-orang tua dan merasuki pikiran-pikiran dengan kesenangan yang tentram.

Lalu kau menggusur khayalanku, dan saat tersihir itu aku seperti seorang tawanan yang menyeret belenggunya dan dipaksa memasuki sebuah tempat tak di kenal..

Jakarta, 3 Juni 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar